Posts

Showing posts from April, 2014

Bangku untuk pria itu

Emily dan Daisy berbincang di antara bintang. Mereka duduk di tengah keramaian dan gemerlap cahaya. Tidak ada yang memperhatikan, tidak ada yang peduli, mereka merasa aman. Pun, berbicara bak berteriak tidak ada yang terganggu. Karena tidak ada yang ingin mendengarkan. Sesekali, beberapa pasang mata hampir menjatuhkan pandangan pada mereka, namun tidak ada yang benar-benar melihat.
"Aku beberapa kali menemukan keanehan." Emily memulai topik pembicaraan yang entah ke berapa.
"Keanehan apa maksudmu?" Daisy tidak mengerti. Emily sering kali membicarakan hal yang tidak ia mengerti. Betapapun ia mencoba mengerti hal-hal gila yang berlarian di kepala gadis yang dikenalnya itu, tetap ia tidak mengerti.
"Lihatlah betapa keras orang-orang berusaha. Pria di ujung sana contohnya, ia mencoba menyendok sisa kuah di mangkuknya yang tinggal sedikit. Untuk apa? Kuah yang tinggal sedikit itu bukankah tidak ada artinya? Tinggalkan saja disana, berdiri lalu membayar di …