Lebih lebih

Pernah kau merasa tidak cukup atas sesuatu? Entah sesuatu yang kau dapatkan, berikan, atau ciptakan. Seperti rasanya benar-benar kurang hingga dirimu kering kerontang. Pernah kau merasa punya banyak hal yang ingin kau katakan, tapi karena saking banyaknya hingga tak satu katapun terucap? Seperti rasanya kau tergagap sementara hatimu meledak-ledak. Kata demi kata yang kau simpan ingin kau ucapkan, kau tanyakan, kau teriakkan. Kau mencoba menyusun kata-kata yang tepat di dalam kepalamu. Menyusun kalimat, tapi merasa penggunaan bahasanya tidak tepat, lalu menghapusnya dan menyusun kalimat baru. Begitu terus. Hingga akhirnya kau tidak dapat menemukan kata-kata yang tepat lagi untuk kalimat-kalimatmu. Kau pun menyerah dan memilih diam. Berhenti berusaha mengungkapkan apa yang kau ingin kau ungkapkan. Pernah kau merasa sesuatu di dalam dirimu rasanya melonjak-lonjak senang? Sesuatu yang merekah setiap kali mendengar lagu atau melihat gambar tertentu yang mengingatkanmu pada satu orang. Hingga rasanya hatimu ingin lompat keluar, menari dan menyanyi lagu romansa. Bersenandung diantara bunga di bawah hujan bulan Januari. Pernah kau merasa rasanya sebagian dirimu sedang berada di tempat lain? Tempat yang sangat jauh dan lebih indah. Sebagian dirimu yang disini sedang berada di depan televisi, sementara sebagian dirimu disana sedang berkendara di jalan raya musim panas menuju sebuah konser band terkenal favoritmu. Rasanya seperti, siapa tahu sebagian dirimu yang disana sedang melakukan hal-hal keren yang tidak bisa kau lakukan disini. Sebagian dirimu yang disana membisikimu, mengajakmu melakukan hal-hal keren yang ia lakukan disana. Dan kau pun menganggukkan kepala lalu memasukkan hal-hal keren itu dalam daftar impianmu. Pernah kau merasa sungguh besar? Saking besarnya dirimu hingga fisikmu dan segalanya di sekitarmu terasa terlalu kecil. Kau merasa butuh yang lebih besar untuk mengimbangimu dan menampung hatimu yang juga semakin membesar. Pernah kau merasakan ini semua? Atau hanya aku?