Posts

Showing posts from December, 2014

Cahaya biasa diantara ribuan pantulan surya

Untukmu, cahaya biasa diantara ribuan pantulan surya.
Aku tidak suka berada di tempat terang karena aku tidak dapat menemukanmu. Aku lebih suka berada di tempat gelap. Kegelapan membantuku melihatmu.
Kau bukanlah cahaya yang bersinar bak matahari terbit. Cahayamu biasa saja diantara kumpulan cahaya di permukaan bumi. Bahkan apabila yang lebih terang menggesermu, kau akan lengser seperti tak pernah berdiri tegak; kau akan tersibakkan oleh partikel-partikel yang berintensitas lebih tinggi. Kau, cahaya biasa diantara ribuan pantulan surya.
Maka dari itulah, aku tidak dapat melihatmu apabila berada di tempat terang. Cahaya-cahaya yang bersinar lebih terang darimu mengalihkan pandanganku. Aku hanya dapat melihatmu saat memejamkan mata dimana kegelapan paling pekat mengelilingiku.
Aku tidak peduli apabila kau tak seterang yang lain.
Aku tidak acuh apabila kau dengan mudahnya lengser oleh sibakkan cahaya lain.
Aku tidak mau tahu tentang redupmu, karena saat aku berada di tergelapku, h…