Kepala. Gila

Beberapa hari ini meracau seperti burung kehabisan pangan. Ketika mencoba terlelap, mata terbelalak. Ketika harusnya terjaga, mata berusaha terperjap.
 
Makhluk kecil yang entah berapa jumlahnya berlarian di kepala secara kontinyus -- memukulkan palu pada sesuatu yang bukan paku, membakar sambil menyiram minyak, merongrong untuk apa yang tidak ada di saku.
 
Rasanya hanya ingin terlentang menatap langit-langit kamar.
 
Perasaan yang tidak pernah tersampaikan. Rencana yang belum dilaksanakan. Ambisi non realistis yang tidak kunjung padam. Kesedihan orang lain yang tidak sengaja dirasakan.
 
Ingin sekali berguling ke tempat dimana waktu terhenti. Sehingga bisa begini tanpa menyia-nyiakan diri. Ingin sekali meringsek ke sudut dimana tidak tersentuh cahaya. Sehingga bisa bersembunyi di kegelapan bahkan dari bayangan sendiri.
 
Menoleh ke kanan, tidak ditemukan peraduan. Menoleh ke kiri, tidak juga ditemukan. Ke atas dan ke bawah, nihil tetap saja. Dia belum datang. Mungkin sedang berkelit dengan sepeda dan pekerjaan lainnya.
 
Banyak yang datang. Banyak yang menghubungi. Namun mereka bukan yang didambakan. Bukan kamu! Bukan juga kamu dan kamu! Enak saja! Perasaan ini tidak dijual. Tidak untuk coba-coba. Yang penting memulai siapa tahu sejalan? Hah, murahan benar!
 
Seperti seorang pendaki yang tersesat. Dan tiba-tiba dihadapkan dengan beberapa jalan kecil di depan. Kemungkinan ada yang menuju ke puncak gunung, kemungkinan juga beberapa justru membawa ke jurang.
 
Oh, kasur dan selimut ini kurang ajar. Menahan langkah kaki dari menuju hari baru. Segelas kopi ini pula tidak tahu diri. Beraninya menampilkan diri jadi simbol perjuangan. Padahal tidak lebih dari sebongkah kafein bernutrisi rendah yang diilusikan sebagai juru selamat, terutama di tengah malam.
 
Telinga ini harus disumpal. Sehingga tidak dapat mendengar perkataan orang-orang yang kebanyakan membual. Mata ini harus berkacamat kuda. Supaya tidak dapat terdistraksi oleh yang tidak berguna.
 
Apa ini? Kenapa rasanya ingin menyedot isi kepala dan membuang apapun yang ada disana?
 
Aku dimakan oleh kepalaku sendiri. Gila.